Seruan Penggunaan Helm, Anak Majelis Sadar Aturan Lalu Lintas

Kamis, 01 Januari 2015

TERIK Jakarta, Rabu, 26 Januari 2011 tembus melewati jaket ke kulit tubuh. Hiruk pikuk sepeda motor dan mobil berseliweran di Jl Kalibata menuju Pancoran, Jakarta Selatan.
Saat berhenti di pertigaan lampu merah di pertigaan Kalibata yang bertemu dengan Jl Raya Pasar Minggu, Pancoran, pandangan saya tergoda oleh sebuah baliho raksasa yang berdiri di sudut pertigaan tersebut.

Di baliho tertulis kalimat Dzikir Akbar Majelis Rasullulah SAW dan Doa Untuk Bangsa, Maulid terbesar di dunia. Acara digelar pada 12 Rabiul Awal 1432 H, atau Selasa, 15 Februari 2011, pukul 07.00 WIB, di Monas, Jakarta Pusat.

Di bagian lain, persisnya di sudut perempatan Jl Pancoran yang bertemu dengan Jl Gatot Subroto, berdiri juga satu baliho serupa.

Baliho tersebut bermakna ajakan kepada umat Islam untuk hadir dalam dzikir akbar tersebut. Tentu saja, khususnya adalah jamaah Majelis Rasullulah. Sebuah ajakan mulia agar ikut mendoakan bangsa agar lebih baik di masa mendatang. Melepaskan kehidupan bangsa dari segala petaka.

Dalam deretan kalimat yang tertera di baliho tersebut, terselip kalimat lain. ”Acara untuk pria dan wanita, bagi pengenara motor dihimbau tertib dan memakai helm.”


Wah, sebuah langkah positif. Mengajak para pemotor sadar akan keselamatan lalu lintas jalan. Bermotor secara tertib dan para pengendara memakai helm.

Baliho serupa sebenarnya saya juga pernah lihat beberapa waktu lalu. Hanya saja, baru kali ini sempat memotret dan menuangkannya dalam tulisan.

Pada bagian kanan bawah baliho tercantum lambang Kepolisian RI dan Garuda Pancasila. Seakan mengajak masyarakat yang melihat menjadi lebih peduli kepada keselamatan jalan dan mencintai negeri ini, Indonesia Raya.

Soal keselamatan jalan. Imbauan yang tertera di dalam baliho tersebut bagi saya sebuah ajakan positif yang patut diapreasiasi. Semakin banyak jamaah yang mematuhi imbauan tersebut, kian banyak yang menyadari pentingnya keselamatan jalan. Maklum, bagi pemotor, kepala adalah wilayah tubuh yang rawan akan potensi menderita luka fatal ketika terjadi insiden kecelakaan lalu lintas jalan. Semoga kian banyak jamaah yang menyadari pentingnya memakai helm saat bersepeda motor.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar